MEDIA DAULAT RAKYAT KUALA LUMPUR, 24 Juli 2026* — Timnas Putri Indonesia kembali mengukir sejarah. Garuda Pertiwi resmi mempertahankan gelar juara AFF Women’s Cup 2026 setelah menghancurkan Laos dengan skor telak 5-0 di partai final.
Kemenangan di Kuala Lumpur Football Stadium, Rabu 22 Juli 2026, membuat Indonesia back-to-back juara setelah sebelumnya meraih gelar pada 2024. Sekaligus mengamankan satu tiket ke ASEAN Women’s Championship 2027.
Pesta Gol 5-0 Tanpa Ampun
Sejak menit awal, Indonesia tampil dominan dan menekan pertahanan Laos. Tim asuhan Satoru Mochizuki membuka keunggulan lewat gol Sydney Hopper pada menit ke-33.
Babak kedua menjadi milik Garuda Pertiwi. Gol beruntun dicetak Isabelle Nottet 48’, Estella Loupatty 55’, Felicia de Zeeuw 67’, dan ditutup Emily Nahon di menit 83’. Laos sama sekali tak mampu keluar dari tekanan.
Mochizuki: Ini Hasil Kerja Keras Tim
Pelatih Satoru Mochizuki tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Ia menyebut gelar ini buah kerja keras seluruh tim.
“Kami bisa juara karena kerja keras para pemain dan bantuan tim ofisial. Saya ingin mengucapkan selamat dan terima kasih kepada mereka semua,” ujar Mochizuki.
Kapten tim, Sheva Imut yang juga dinobatkan sebagai Best Player turnamen, mengaku emosinya campur aduk.
“Pasti bangga, senang, sedih, terharu, campur aduk semuanya,” ucap Sheva.
Erick Thohir: Bukti Sepak Bola Putri Berkembang
Ketua Umum PSSI Erick Thohir turut mengapresiasi pencapaian ini. Menurutnya, back-to-back juara membuktikan perkembangan sepak bola putri Indonesia.
“Keberhasilan mempertahankan gelar juara membuktikan bahwa sepak bola putri Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik. Ini buah dari kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah,” kata Erick.
Ringkasan Fakta Final AFF Women’s Cup 2026
Aspek Detail
Lawan Final Laos
Skor 5-0
Pencetak Gol Hopper 33’, Nottet 48’, Loupatty 55’, De Zeeuw 67’, Nahon 83’
Pemain Terbaik Sheva Imut
Pelatih Satoru Mochizuki
Gelar Juara AFF Women’s Cup 2026 – Back to Back
Dampak Lolos ke ASEAN Women’s Championship 2027
Tantangan Selanjutnya
Meski berpesta, Mochizuki mengingatkan tim agar tidak cepat puas. Level kompetisi di ASEAN Women’s Championship 2027 dipastikan lebih berat.
Dengan hasil ini, Indonesia menegaskan diri sebagai kekuatan baru sepak bola putri Asia Tenggara. Dua gelar beruntun menjadi modal penting untuk menatap turnamen yang lebih besar tahun depan.












