
Pangkalpinang, 11 Agustus 2025 — Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) terus memburu Hasan Basri alias Abas (33), terduga pelaku utama pembunuhan terhadap Aditya Warman (48), Pemimpin Redaksi sebuah media online lokal. Foto dan identitas Hasan telah disebar ke berbagai wilayah strategis, termasuk Ogan Komering Ilir (OKI), Lampung, dan Pelabuhan Bakauheni, guna menutup celah pelariannya.
Aditya Warman dilaporkan hilang setelah terakhir terlihat pada Kamis (7/8), saat pergi ke kebun bersama Hasan Basri. Jenazahnya ditemukan keesokan harinya di dalam sumur kebun miliknya di kawasan Taman Dealova, Pangkalpinang. Polisi menduga korban dibunuh dan jasadnya sengaja disembunyikan.
Mobil korban, Daihatsu Terios putih, sempat dibawa kabur oleh Hasan dan ditemukan di wilayah OKI, Sumatera Selatan. Dalam pengembangan kasus, polisi berhasil menangkap Martin alias Akmal, yang diduga membantu pelaku utama dalam pelarian.
Hasan Basri sempat terpantau di jalur lintas Sumatera, termasuk wilayah Lampung. Ia dilaporkan makan di warung tanpa membayar dan menumpang truk untuk melanjutkan pelarian. Tim Jatanras Polda Babel, dibantu Polres OKI dan Polda Lampung, kini menyisir jalur-jalur utama dan pelabuhan penyeberangan untuk mencegah pelaku melarikan diri ke Pulau Jawa.
“Foto dan identitas pelaku sudah kami sebar ke titik-titik strategis, termasuk Pelabuhan Bakauheni. Kami tidak akan berhenti sampai pelaku tertangkap,” ujar Kompol Faisal Fatsey, Kasubdit Jatanras Polda Babel.
Polda Babel mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat Hasan Basri atau seseorang dengan ciri serupa. Informasi dapat disampaikan melalui kontak berikut:
- Iptu Hendro: 0813-6758-1070
- Kompol Faisal Fatsey: 0813-1136-2006
- Aiptu Wiwin Syah: 0812-7186-4154
Kasus ini mengguncang komunitas pers lokal dan memicu kekhawatiran atas keselamatan jurnalis di daerah. Sejumlah organisasi media menyerukan pengusutan tuntas dan perlindungan lebih bagi pekerja media.












