Teguran Halus
ESu
Dalam sulitmu
dalam kebuntuanmu
semua pintu sudah
kau ketuk
seakan tak ada jawaban
tiba-tiba datang angin sorga
‘bantu saya
saya akan membalas
pada apa yang kau perlu’
Tak tega hatimu
lalu kau katakan ya
Lalu kau diminta betkata
jujur
apa adanya
lalu kau katakan
apa yang sebenarnya
Sabarlah
Dia yang jabbar
bukan karena Ia maha perkasa
tetapi Ia juga
dapat menyembuhkan luka
menguatkan jiwa
yang runtuh
Saat Yunus
dalam kegelapan
di perut ikan
Yunus berdoa
La ilaha illa anta
subhanaka
inni kuntu minaz zalimin
Yunus tak meminta
Ia hanya mengakui
‘Tiada Tuhan kecuali Engkau
Maha suci Engkau
Sesungguhnya
Aku termasuk orang-orang
Zalim”
Janji manis
yang lebih gula
akan menghampirimu
Sabarlah
Ketika semua pintu
telah tertutup
pintu langit terbuka lebar
Angkat tanganmu
Tengadahlah
lalu sampaikan pintamu
di balik jalan menikung itu
dan jalan terjal mendaki
Ada jalan datar
mulus
lurus
lempang
Ikrarkan saja
Ikrarkan lagi
Ikrarkan terus
Iyyaka na’budu
Wa iyyaka nastain
Pisangan Timur
7 Juni 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














