Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Pulau Seliu Peringati Hari Jadi ke-129: Refleksi Sejarah dan Semangat Kebudayaan
Inshot 20250808 160108300

Pulau Seliu Peringati Hari Jadi ke-129: Refleksi Sejarah dan Semangat Kebudayaan

Inshot 20250808 160108300

BELITUNG — Masyarakat Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, menggelar peringatan Hari Jadi ke-129 pada Selasa (29/7/2025).

Acara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan sejarah desa sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Peringatan dimulai dengan prosesi selamatan dan syukuran bersama warga, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan tradisional seperti lomba bekarang kimak kimpang dan kerang, jalan santai keluarga, serta pertunjukan musik dan fashion show anak-anak nelayan.

Rangkaian acara berlangsung meriah dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu agenda utama adalah ziarah ke makam K.A. Mahmoed, Mandor pertama Pulau Seliu yang diangkat oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1896.

Tokoh ini dianggap sebagai pelopor pemerintahan resmi di Pulau Seliu dan menjadi simbol awal keterhubungan desa dengan struktur administrasi kolonial.

Kepala Desa Pulau Seliu, Edyar, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya pelestarian sejarah dan budaya lokal.

Ia mengungkapkan bahwa Pulau Seliu telah tercatat dalam peta Sumatra terbitan Prancis sejak tahun 1582 dengan nama Hio of Leo, menunjukkan peran strategis pulau ini dalam jalur perdagangan rempah dunia.

“Pulau Seliu bukan hanya bagian dari Belitung, tapi juga bagian dari sejarah global. Banyak kapal asing berlabuh di sini, dan sayangnya, banyak artefak dari kapal karam di sekitar perairan Seliu telah diambil secara ilegal. Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menjaga warisan sejarah,” ujar Edyar.

Acara turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana, Bupati Belitung Djoni Alamsyah, tokoh adat, tokoh agama, Forkominda, serta komunitas lokal seperti Komunitas Diskusi 17 Belitong. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat menambah legitimasi dan semangat kebersamaan dalam peringatan tersebut.

Peringatan Hari Jadi ke-129 Pulau Seliu menjadi bukti bahwa sejarah dan budaya lokal tetap hidup dan relevan.

Masyarakat berharap agar momentum ini menjadi titik tolak bagi penguatan identitas, pelestarian adat, dan pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir Belitung.

Artikel Terkait

File 00000000652c8230a44b325c2f984235

Isu Pergantian Kapolri Menguat, 5…

MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA* – Isu…

File 00000000d0dc82079160f41f18c39f3c

Fraksi BOS Soroti SILPA Rp958,4…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN* – Fraksi…