MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA* – Isu pergantian Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kembali mencuat. Sejumlah nama jenderal mulai diperbincangkan publik sebagai calon pengganti. Total ada 5 nama yang disebut-sebut masuk bursa, mulai dari Wakapolri hingga kejutan seorang jenderal bintang dua.
Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari Istana terkait pergantian orang nomor satu di Korps Bhayangkara tersebut.
5 Nama Masuk Bursa Calon Kapolri
Berdasarkan pantauan dan diskusi di kalangan pengamat, berikut 5 jenderal yang namanya paling sering disebut:
Nama Pangkat Jabatan Saat Ini Catatan
Komjen Pol Dedi Prasetyo Bintang 3 Wakapolri Paling sering disebut. Pengalaman luas di Mabes Polri
Komjen Pol Fadil Imran Bintang 3 Kabaharkam Polri Mantan Kapolda Metro Jaya, dikenal dekat dengan publik
Komjen Pol Ahmad Dofiri Bintang 3 Kabaintelkam Polri Mantan Kapolda Jabar, berpengalaman di bidang intelijen
Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel Bintang 3 Kepala BNPT Fokus penanggulangan terorisme, mantan Kapolda Sumut
Irjen Pol Teddy Minahasa Bintang 2 Kapolda Jatim Kejutan karena masih bintang dua, rekam jejaknya kuat
Nama Komjen Dedi Prasetyo paling menonjol karena saat ini menjabat sebagai Wakapolri. Namun munculnya nama Irjen Teddy Minahasa jadi sorotan karena secara kepangkatan masih bintang dua.
Dipicu Dinamika Polri – Kejagung dan Kritik Publik
Isu ini menguat di tengah sorotan publik terhadap hubungan Polri dengan Kejaksaan Agung. Pemicunya adalah kasus yang menyeret mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah.
Pengamat Politik dan Militer Selamat Ginting menilai dinamika antar lembaga penegak hukum adalah hal biasa.
“Dinamika antar lembaga penegak hukum merupakan hal yang wajar. Namun, situasi tersebut jangan sampai menimbulkan persepsi adanya rivalitas terbuka yang dapat berdampak pada kepercayaan publik,” kata Selamat Ginting.
Kritik juga datang dari mahasiswa. Aliansi BEM UI menggelar aksi #MatinyaReformasiPolri bertepatan dengan HUT ke-80 Polri. Mereka menyoroti kepemimpinan Polri yang dianggap belum maksimal melakukan reformasi.
Keputusan Ada di Tangan Presiden
Meski nama-nama sudah beredar, seluruhnya masih sebatas wacana dan spekulasi.
Catatan penting: Pengangkatan dan pemberhentian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden RI. Keputusan akhir sepenuhnya bergantung pada pertimbangan politik dan kebutuhan institusi Polri ke depan.
Publik kini menunggu apakah Istana akan segera mengumumkan pergantian, atau Jenderal Listyo Sigit akan tetap melanjutkan masa jabatannya.












