Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • BREAKING NEWS – TNI AD Akui Kerahkan Pasukan ke Jakarta, Tegaskan Bagian dari Kesiapsiagaan
Oplus

BREAKING NEWS – TNI AD Akui Kerahkan Pasukan ke Jakarta, Tegaskan Bagian dari Kesiapsiagaan

JAKARTA MEDIA DAULAT RAKYAT – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengakui adanya pengerahan pasukan dalam jumlah besar ke Jakarta. Langkah tersebut ditegaskan sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan kesiapsiagaan merupakan tugas yang harus terus dipelihara oleh TNI AD guna menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.
“Pada prinsipnya, TNI AD senantiasa berupaya menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel dalam menghadapi setiap perkembangan situasi,” kata Donny, Rabu (4/11/2026).
Menurut Donny, kesiapan kekuatan TNI juga memiliki fungsi sebagai penangkal berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu kepentingan bangsa dan negara, khususnya di wilayah ibu kota. Kesiapan tersebut tidak hanya mencakup personel, tetapi juga satuan dan pangkalan yang harus diuji secara berkala.

” TNI AD harus selalu siap. Kapan pun negara membutuhkan, TNI AD siap melaksanakan tugas sesuai perintah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.
Penjelasan Mabes TNI: Hal yang Biasa
Sebelumnya, kabar pengerahan pasukan TNI ke Jakarta beredar luas sejak Selasa (3/11/2026) malam. Informasi yang beredar menyebutkan pengerahan berlangsung pada periode 2 hingga 4 November 2026.

Markas Besar TNI juga buka suara. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyatakan pengerahan pasukan ke Jakarta merupakan hal biasa karena TNI dituntut selalu siap siaga melindungi bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam keterangannya, Nas menyebut pengerahan pasukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan TNI melindungi bangsa dan menjaga keutuhan NKRI. Ia menegaskan pengerahan personel merupakan kegiatan yang biasa dilakukan dalam lingkungan militer.

Nas tidak menyebut tujuan khusus pengerahan maupun jumlah personel yang dikerahkan ke Jakarta.
Soal Angka 20.980 Personel
Di luar keterangan resmi, beredar dokumen melalui grup WhatsApp yang memuat rincian rencana pengerahan. Angka 20.980 personel dalam rincian itu merujuk pada rencana, bukan angka kedatangan yang dikonfirmasi.

Total 20.980 personel tersebut bersifat kondisional, yakni berlaku apabila seluruh tahapan dilaksanakan sesuai rencana. Keaslian dokumen belum dijelaskan telah dikonfirmasi TNI.

Informasi yang beredar sebelumnya menyebutkan salah satu matra yang turut mengerahkan adalah TNI Angkatan Laut (AL), dengan tahap pertama 2.100 personel dari satuan eksisting wilayah Jakarta yang terdiri dari unsur Korps Marinir, Koarmada I, Kodaeral III, dan Kolinlamil. TNI AL sendiri hingga Rabu siang belum memberikan konfirmasi terpisah.

Mabes TNI menegaskan pengerahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara dan kesiapsiagaan menjaga keutuhan NKRI.

Situasi di DKI Jakarta hingga malam ini dilaporkan tetap aman dan kondusif. TNI menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi.

Artikel Terkait