MEDIA DAULAT RAKYAT BELITUNG TIMUR – Kecamatan Manggar sukses mempertahankan dominasinya dengan kembali meraih gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) Tingkat Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Tahun 2026. Ini merupakan kemenangan ketiga secara berturut-turut (hattrick) bagi Kecamatan Manggar.
Acara penutupan yang telah berlangsung sejak 1 Juli 2026 ini digelar di Aula Kecamatan Manggar pada Jumat (3/7/2026) pagi. Kegiatan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, yang hadir mewakili Bupati Beltim.
Klasemen Akhir & Perolehan Nilai MTQH Beltim 2026
Kecamatan Manggar kokoh di puncak dengan selisih poin yang cukup jauh dari kecamatan lainnya. Berikut adalah urutan peringkat resmi hasil MTQH Kabupaten Beltim 2026:
| Peringkat | Kecamatan | Total Nilai |
|---|---|---|
| 1 | Kecamatan Manggar (Juara Umum) | 230 |
| 2 | Kecamatan Gantung | 175 |
| 3 | Kecamatan Dendang | 110 |
| 4 | Kecamatan Kelapa Kampit | 90 |
| 5 | Kecamatan Simpang Renggiang | 80 |
| 6 | Kecamatan Simpang Pesak | 65 |
| 7 | Kecamatan Damar | 60 |
Arahan Wakil Bupati Beltim: Apresiasi dan Objektivitas Seleksi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menyampaikan beberapa poin penting:
- Apresiasi Sinergi Penyelenggara: Suksesnya acara merupakan buah komitmen, kerja keras, dan kolaborasi antara Panitia, LPTQ, Forkopimda, Kementerian Agama, dewan hakim, hingga pemerintah kecamatan.
- Motivasi Peningkatan Prestasi: Selamat kepada para pemenang. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk membawa nama baik Beltim di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Bagi yang belum berhasil, diminta tidak berkecil hati dan terus mengasah kemampuan.
- Tolak “Titip-Titipan” Peserta: Khairil menekankan pentingnya transparansi dan objektivitas penuh dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). “Saya tekankan kepada LPTQ agar yang terbaik benar-benar yang terbaik. Jangan ada titip-titipan. Lakukan pembinaan dari bawah agar qari dan qariah kita terus berkembang,” tegas Khairil.
- Mengubah Pola Pembinaan: Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana peserta baru dikumpulkan beberapa hari menjelang kompetisi provinsi, ke depan pembinaan akan dilakukan sejak awal secara berkelanjutan agar persiapan kafilah lebih matang.
- Penjaringan Cabang yang Belum Diperlombakan: Karena keterbatasan anggaran, beberapa cabang belum bisa dilombakan di tingkat kabupaten tahun ini. Sebagai solusinya, LPTQ akan meminta setiap kecamatan mengirimkan potensi terbaiknya untuk diseleksi secara khusus.
Strategi Baru LPTQ: Fokus Pembinaan Sejak Dini
Ketua Panitia MTQH Kabupaten Beltim Tahun 2026, Sarjano, mengungkapkan bahwa ajang kabupaten ini merupakan langkah awal menuju MTQH Tingkat Provinsi. Pihak panitia dan LPTQ akan menerapkan beberapa strategi baru:
- Mengubah Pola Pembinaan: Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana peserta baru dikumpulkan beberapa hari menjelang kompetisi provinsi, ke depan pembinaan akan dilakukan sejak awal secara berkelanjutan agar persiapan kafilah lebih matang.
- Penjaringan Cabang yang Belum Diperlombakan: Karena keterbatasan anggaran, beberapa cabang belum bisa dilombakan di tingkat kabupaten tahun ini. Sebagai solusinya, LPTQ akan meminta setiap kecamatan mengirimkan potensi terbaiknya untuk diseleksi secara khusus.
Hasil akhir dari MTQH 2026 ini selanjutnya akan menjadi dasar utama bagi LPTQ Kabupaten Beltim dalam menyusun, menyaring, dan membina kafilah yang siap bertarung di tingkat Provinsi Kepulauan Babel












